Ilmu Kelautan Perikanan

Blog tentang berbagai macam ilmu kelautan dan perikanan

  • Home
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
Home » All post

Sunday, 31 May 2015

5 Tips Jitu Lulus Ujian Ankapin 2

5 Tips Jitu Lulus Ujian Ankapin 2 

Halo teman-teman, ada yang masih melek jam segini ? Pasti masih ada dong.. Mungkin ada yang melek sambil ngopi, ngobrol sama temen, atau malah ada yang lagi belajar, wah hebat. 

Lulus Ujian Ankapin 2

Kali ini saya akan membagikan tips yang mungkin bisa membantu teman-teman calon perwira yang akan melaksanakan ujian ANKAPIN 2. Tips ini adalah rangkuman dari hasil pengalaman pribadi saya dan beberapa orang teman seperjuangan saya, berikut ini tipsnya.

Tips Jitu Lulus Ujian Ankapin 2 :

  1. Berdo'a
    Ini yang paling utama ya jangan sampe lupa. Gimanapun tekunnya kita belajar, kalo nggak dibarengi sama do'a ya jangan terlalu berharap bisa lulus ujian, ingat apapun bisa terjadi karena kehebatan kekuatan do'a lho.

  2. Jaga Kesehatan
    Materi yang akan diujikan nanti bakalan bikin otak kita bekerja lebih keras dari biasanya, apalagi bidang Pelayaran Datar. Soal 1 jawabannya bisa 2 sampe 3 lembar men. Jadi, jangan lupa juga untuk jaga kesehatan ya, kurangi aktivitas terlalu berat sebelum dan saat ujian. 

  3. Cari Referensi Soal
    Soal ujian ANKAPIN 2 dari tahun ke tahun nggak akan jauh beda kok, beneran lho. Berdasarkan pengalaman, soal yang saya kerjain waktu ujian ANKAPIN 2 ternyata cuma dibalik nomernya aja dari soal tahun lalu dan 2 tahun sebelumnya. Kecuali unuk beberapa bidang memang ada soal-soal yang baru dan lumayan beda, tapi bedanya juga nggak jauh kok.
    Di internet juga banyak yang menyediakan contoh soal ujian ANKAPIN 2, salah satunya di blog ini. Baca Soal ujian ANKAPIN 2 (Komunikasi), Soal ujian ANKAPIN 2 Olah Gerak Kapal (OGK), Soal ujian ANKAPIN 2 Daerah, metode dan teknik penangkapan ikan.

  4. Cari Materi Tambahan
    Ini juga penting untuk menanggulangi kalo ada soal baru yang beda dari tahun sebelumnya. Kita bisa dapet materi tambahan dari guru, teman, ataupun senior.  

  5. Yakin dan Percaya
    Kalo keempat poin di atas udah dijalani semua, terakhir yang wajib dilakuin adalah yakin dan percaya sama kemampuan dirimu. Keyakinan kita bakalan nambah semangat yang bikin kita sukses ngerjain soal-soalujian.
Oke sekian dulu ya tips dari saya, silahkan dicoba dan semoga ujian ANKAPIN nya lulus semua dengan memuaskan, Aamiin...

0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Anas Rosyid Alamsah
02:16

Sunday, 17 May 2015

Cara Membuat Peyek Renyah Isi Abon

Cara Membuat Peyek Renyah Isi Abon


Halo teman-teman. Pernah makan peyek ? Hampir semua orang pasti pernah dong mencicipi renyahnya cemilan ini. Peyek adalah makanan yang sangat mudah dibuat sehingga seringkali kita melihat eksistensi peyek dalam setiap acara. Jenis peyek pun bermacam-macam, mulai dari yang paling sering kita jumpai yaitu peyek kacang, peyek teri, peyek kedelai, peyek kacang hijau, peyek ikan, dan masih banyak lagi jenis-jenis peyek lainnya. 

Kalau peyek sudah tidak asing lagi untuk teman-teman, lalu bagaimana dengan abon? Pastinya abon juga sudah bukan menjadi makanan yang langka bagi masyarakat. Seperti peyek, abon juga banyak jenisnya, seperti abon sapi yg paling banyak dijumpai di toko-toko, abon ayam, abon kambing, hingga abon ikan yang tentunya rasa dan manfaatnya juga sangat luar biasa.

Baiklah kali ini saya akan memperkenalkan produk hasil eksperimen saya yang mungkin sebagian dari teman-teman sudah tahu, tapi saya yakin sebagian besar juga banyak yang belum tahu. Oke langsung saja inilah hasil eksperimen saya beserta cara membuatnya, namanya PEYEK ABON.

peyek abon renyah
peyek abon renyah


Cara Membuat Peyek Abon :

Bahan peyek abon :

  • Tepung beras (1000 gram)
  • Ketumbar (4 sdm)
  • Bawang Putih (15 siung)
  • Kencur (2 cm)
  • Garam (secukupnya)
  • Air (secukupnya)
  • Abon Ikan (250 gram) 


Cara membuat peyek abon :

  1. Haluskan ketumbar, bawang putih, kencur, dan garam.
  2. Siapkan wadah untuk membuat adonan
  3. Masukkan tepung beras dan bumbu yang sudah dihaluskan, aduk sampai merata
  4. Tuang air sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil diaduk perlahan
  5. Masukkan abon ke dalam adonan
  6. Panaskan minyak di atas api kecil, goreng adonan peyek abon dengan cara menuangkan adonan menggunakan sendok sayur mulai dari bagian pinggir wajan, bentuk adonan jangan terlalu tebal
  7. Goreng sampai setengah matang kemudian angkat dan tiriskan
  8. Diamkan peyek abon yang sudah digoreng selama 8-12 jam 
  9. Goreng peyek abon yang sudah didinginkan tadi dengan api sedang secara cepat, angkat dan tiriskan
  10. Peyek Abon siap untuk disajikan

Catatan :

  • Untuk hasil peyek abon yang maksimal, keringkan lagi peyek abon dengan spinner untuk mengurangi kadar minyak dalam peyek abon
  • Abon yang akan digunakan untuk membuat peyek sebaiknya jangan terlalu kering
  • Bagi teman-teman yang suka pedas, boleh ditambahkan cabai secukupnya
  • Peyek abon ini memiliki rasa yang unik lho, renyah di luar serta gurih dan sedikit manis di dalam.

    Silahkan dicoba untuk teman-teman yang penasaran dengan rasa uniknya.  Semoga bermanfaat.


0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Anas Rosyid Alamsah
06:57

Friday, 15 May 2015

10 Contoh Soal Ujian Ankapin 2 (Olah Gerak Kapal)

10 Contoh Soal Ujian Ankapin 2 (Olah Gerak Kapal)

Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas contoh soal ujian ANKAPIN 2 untuk bidang Komunikasi dan Daerah, Metode, dan Teknik Penangkapan Ikan. Kali ini saya akan membahas contoh soal ujian ANKAPIN 2 untuk bidang Olah Gerak Kapal. Oke langsung saja berikut ini contoh soal dan jawabannya :

ujian ankapin 2
ujian ankapin 2


Soal Pilihan Ganda
  1. Kecepatan kapal ketika berputar bergantung kepada . . . .
    a. Bentuk dan ukuran daun kemudi
    b. Tungging atau tonggak kapal
    c. Momen kemudi
    d. Keadaan seimbang
  2. Crash stop adalah cara menghentikan kapal dengan . . . .
    a. Menghentikan mesin kapal saja hingga berhenti
    b. Menghentikan mesin kemudian menggerakkan mesin mundur hingga kapal berhenti
    c. Menurunkan jangkar
    d. Memutar kemudi secara penuh
  3. Pada kedalaman perairan kurang dari 25 m, sebaiknya tali jangkar diarea sepanjang . . . .
    a. Tiga kali kedalaman laut
    b. Satu setengah kali kedalaman laut
    c. Enam kali kedalaman laut
    d. Sepuluh kali kedalaman laut
  4. Jarak henti sebuah kapal lebih kurang . . . .
    a. Dua kali panjang kapal
    b. Tiga kali panjang kapal
    c. Empat kali panjang kapal
    d. Lima kali panjang kapal
  5. Rantai kapal satu segel panjangnya lebih kurang . . . .
    a. 25 meter
    b. 50 meter
    c. 75 meter
    d. 100 meter
  6. Akibat dari kapal yang sedang berlabuh merewang adalah. . . . .
    a. Jangkar dapat terlepas dari dasar laut
    b. Menabrak kapal yang ada di dekatnya
    c. Rantai jangkar putus
    d. Semuanya benar
  7. Pada saat operasi penangkapan dengan purse seine, setelah selesai melingkarkan jaring maka kedudukan kapal harus . . . .
    a. Di bawah angin
    b. Di bawah arus
    c. Di atas angin
    d. Di atas arus
  8. Apabila rantai jangkar sulit untuk di tarik (hiboob), maka tindakan yang seharusnya dilakukan adalah . . . .
    a. Area kembali rantai jangkar tersebut sampai jangkar tercabut
    b. Kencangkan rantai jangkar pada stopper, kapal maju sampai jangkar tercabut
    c. Kencangkan rantai jangkar pada stopper, kapal mundur sampai jangkar tercabut
    d. Putus rantai jangkar
  9. Yang merupakan pengaruh dalam saat olah gerak kapal adalah . . . .
    a. Bentuk badan kapal di bawah air
    b. Arus dan gelombang
    c. Dalam dan lebar perairan
    d. Kecepatan kapal
  10. Jika terjadi arus dan angin searah, maka posisi olah gerak kapal pole and line pada saat memancing adalah . . . .
    a. Melintang angin dan arus
    b. Di bawah angin dan arus
    c. Di atas angin dan arus
    d. Searah angin dan arus
Kunci Jawaban :
  1. a
  2. b
  3. b
  4. d
  5. a
  6. d
  7. c
  8. a
  9. a
  10. d
Oke teman-teman, itulah tadi contoh soal ujian ANKAPIN 2 bidang Olah Gerak Kapal. Semoga dapat dijadikan tambahan untuk bahan belajar dan semoga bermanfaat ya. Sampai jumpa lagi.
Baca juga Tips Jitu Lulus Ujian ANKAPIN 2.
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Anas Rosyid Alamsah
21:22

Thursday, 14 May 2015

Cara Mendapat Gaji Lebih Besar Dari Kapten

Cara Mendapat Gaji Lebih Besar Dari Kapten

Banyak pelaut pemula atau anak praktek yang mengeluhkan gajinya yang tidak sesuai dengan beratnya pekerjaan di kapal, terutama untuk kapal ikan. Tapi namanya juga pemula atau anak praktek ya mau tidak mau harus sabar dan menerima apa adanya. Dan kembali lagi pada hakikat pekerjaan memang tidak ada yang mudah, apalagi yang sudah memutuskan untuk bekerja di kapal. 

Tapi tenang saja teman-teman, jangan berkecil hati dulu ya. Kali ini saya akan membagikan tips bagaimana caranya mendapatkan gaji lebih besar dari kapten, Wow! Memang terlihat berlebihan dan agak mustahil ya seorang pelaut pemula atau anak praktek bisa mendapatkan gaji melebihi kapten. Tapi saya yakin, dengan niat yang kuat dan usaha yang sungguh-sungguh tidak ada yang tidak mungkin bukan ?

Tips ini saya tulis berdasarkan pengalaman dan observasi saya secara langsung saat masih praktek di kapal purse seine tradisional berukuran 100 GRT. Baiklah langsung saja berikut ini adalah tips bagaimana caranya mendapat gaji lebih besar dari kapten.

  1. Bawa Pancing
    Pancing adalah alat paling penting kalau kita ingin dapat tambahan uang saat berlayar. Memancing dilakukan saat istirahat dan kapal sedang berlabuh jangkar. Ada dua jenis pancing yang paling efektif digunakan yaitu :

    - Pancing ikan dasar, digunakan untuk memancing jenis ikan demersal. Panjang tali pancing disesuaikan dengan kedalaman laut. Persiapkanlah tali pancing dengan panjang 50-100 m dan bawalah tali cadangan, karena pancing tidak selalu turun ke bawah secara vertikal atau tegak lurus. Saat arus kuat, pancing akan sedikit terbawa arus secara horizontal. 


    Pancing ini tentunya dilengkapi dengan pemberat yang cukup kuat akan tetapi tidak terlalu berat. Sasaran utama pancing ikan dasar adalah ikan-ikan berkelas seperti kakap dan kerapu yang harganya cukup tinggi.

    - Pancing cumi, pastinya digunakan untuk memancing cumi. Berbeda dengan pancing ikan dasar, pancing cumi menggunakan umpan buatan yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga saat cumi mendekati umpan, tubuhnya akan tersangkut pada kawat yang ada pada umpan buatan tersebut. Butuh keahlian khusus untuk dapat memancing cumi dengan baik. Tapi dengan sering berlatih, lama-kelamaan kita juga pasti bisa kok memancing cumi dengan baik.


    Ikan atau cumi hasil dari kita memancing kemudian disimpan di dalam palka (lubang penyimpanan ikan / es / garam di tengah kapal). Saat ada kapal penampung datang, jual hasil pancingan kita tadi ke kapal penampung dan kita akan langsung menerima uang cash. Lumayaan..
  2. Buat Cumi Kering


    Salah satu hasil tangkapan purse seine yang jadi rebutan adalah cumi. Karena biasanya setiap kali setting, cumi yang didapat hanya sedikit dan kapten tidak memerintahkan cumi untuk disimpan ke dalam palka. Untuk yang satu ini, dibutuhkan kecepatan mata dan tangan saat melakukan penyortiran ikan. Begitu lihat cumi diantara tumpukan ikan, langsung sikat jangan tunggu lama-lama. Sembunyikan cumi di tempat yang tidak diketahui orang lain dan jangan sekali-kali dikantongi ya. Pernah dulu salah seorang teman praktek saya mengantongi cumi dan yang terjadi setelahnya adalah bagian paha hingga lutut jadi gatal-gatal, waduuh..
    Setelah semua pekerjaan selesai, jangan buru-buru mandi dulu. Ambil cumi kita dari tempat persembunyian tadi, bersihkan, dan sayat bagian tengahnya hingga cumi bisa dilebarkan seperti layangan. Jemur cumi selama 2-3 hari atau hingga kering. Jangan lupa, setiap sore setelah cumi dijemur, simpan cumi pada tempat khusus. Biasanya ada juga ABK yang membuat cumi kering, jadi jangan sampai tertukar.
    Saat trip pelayaran selesai dan kapal sandar di dermaga, segeralah jual cumi kering yang sudah kita kumpulkan tadi di pelabuhan atau kepada siapapun yang ingin membelinya. Harga cumi kering ini cukup tinggi juga lho, sekitar 100-160 ribu per kilo. 

Kedua cara di atas jika kita lakukan akan menjadi penghasilan tambahan yang cukup besar untuk kita. Dan jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, bukan hal yang mustahil jika pendapatan kita akan lebih besar dari kapten kita.
Sebagai catatan, tips atau cara yang sudah saya uraikan di atas sudah terbukti diterapkan di kapal purse seine tradisional. Untuk kapal trawl, long line, pole and line, dll, tentunya akan berbeda lagi caranya. 

Oke, sampai disini dulu tips dari saya. Semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Tips ini saya buat bukan untuk menyombongkan diri atau merendahkan kapten. Tips ini saya buat sebagai motivasi kepada teman-teman yang sedang dan akan berkerja di kapal purse seine khususnya. Sampai jumpa lagi pada artikel berikutnya. 
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Anas Rosyid Alamsah
19:59

Wednesday, 13 May 2015

Cara Membuat Kerupuk Ikan Renyah & Gurih

Cara Membuat Kerupuk Ikan Renyah & Gurih

Siapa yang tidak kenal dengan kerupuk ? Cemilan renyah nan gurih ini merupakan makanan favorit masyarakat Indonesia maupun Mancanegara yang sudah mencicipi rasanya. Sepertinya tidak ada bosannya ya masyarakat dengan kerupuk. 
Kerupuk di Indonesia memiliki banyak jenis dan variasi rasa, salah satunya adalah kerupuk ikan. Dan kali ini saya akan membagikan resep bagaimana cara membuat kerupuk ikan.

cara membuat kerupuk ikan


Bahan : 
  • Lumatan daging ikan 20% (1kg/1000 gr)

Bahan pembantu dan bahan tambahan  :
  • Tepung tapioca 80% (4kg/4000 gr)
  • Garam 2.5% (125 gr)
  • Bawang putih                          2.5% (125 gr)
  • MSG 0.7% (35 gr)
  • Gula halus 0.5% (25 gr)
  • Soda kue         0.1% (5 gr)
Cara membuat :
  1. Pelumatan daging
    Daging ikan dilumatkan dengan menggunakan alat pelumat daging (grinder) atau dilumatkan secara manual dengan cara dicincang menggunakan pisau.
  2. Pembuatan bubur ikan
    Daging ikan yang sudah lumat kemudian ditambahkan 2.5% garam, 2.5% bawang putih yang sudah dihaluskan, 0.5% gula, 0.7% vetsin, 0.1% soda kue dari total jumlah tepung dan ikan yang digunakan
  3. Pembuatan tajin
    Perbandingan antara daging ikan dan tepung tapioca dalam pengolahan kerupuk ini adalah 1:4.  Ambil tepung sebanyak 10% dari jumlah tepung kemudian larutkan dalam air dingin hingga tepung larut dalam air (jumlah air yang digunakan sesuai dengan jumlah tepung yang akan dilarutkan).  Panaskan air (+ 50 % dari total jumlah tepung dan ikan yang digunakan) hingga mendidih, selanjutnya tuang air panas tersebut sedikit demi sedikit ke dalam tepung yang sudah dilarutkan, sambil diaduk cepat sampai larutan tepung menjendal menyerupai lem yang berwarna putih bersih. Air panas yang disediakan tidak selalu harus habis, penambahan air dihentikan pada saat larutan sudah mulai menjendal.
  4. Pembuatan adonan
    Campurkan bubur ikan kedalam tajin dan diaduk, kemudian tambahkan tepung tapioca sedikit demi sedikit serta diaduk sampai homogen.  Penambahan tepung dilakukan sampai adonan bila dipegang tidak lengket di tangan.
  5. Pencetakan
    Adonan dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
  6. Pengukusan
    Pengukusan dilakukan selama 30 menit atau sampai matang.  Kerupuk dianggap matang bila adonan yang dikukus ditusuk dengan lidi tidak lengket.  Kemudian kerupuk didinginkan pada suhu ruang selama 1 malam.  Hal ini dimaksudkan agar kerupuk menjadi keras dan memudahkan dalam proses pemotongan.
  7. Pemotongan dan Pengeringan
    Kerupuk yang sudah kering dipotong-potong sesuai dengan ketebala yang diinginkan. Selanjutnya dilakukan pengeringan dengan penjemuran di bawah sinar matahari dengan menggunakan para-para sampai kering.  Lama pengeringan kira-kira satu sampai dua hari.
  8. Penggorengan
    Setelah kerupuk kering, kemudian dilakukan penggorengan dengan pemanasan pada suhu 200ÂșC atau sampai kerupuk mengembang
  9. Pengemasan
    Kerupuk dikemas sesuai kebutuhan, dalam bentuk mentah maupun matang
Catatan : Ikan yang paling baik dibuat kerupuk adalah jenis ikan dengan tekstur daging lembut dan memiliki kadar air serta kadar minyak yang sedikit (Contoh : Tenggiri, Marlin, Gabus, Belida, dll)

Oke teman-teman, itulah tadi cara membuat kerupuk ikan renyah dan gurih. Silahkan dicoba resepnya dan jangan lupa berbagi dengan teman-teman yang lain ya. Semoga bermanfaat.

3
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Unknown
23:31

Tuesday, 12 May 2015

5 Ikan Terbaik Untuk Dibuat Abon

5 Ikan Terbaik Untuk Dibuat Abon

Jika sebelumnya saya sudah membahas bagaimana cara membuat abon ikan dan cara membuat peyek abon, kali ini saya akan membahas tentang jenis ikan terbaik yang cocok untuk dibuat menjadi abon. Berdasarkan referensi dari beberapa tulisan dan dengan melakukan observasi secara langsung, akhirnya saya mendapat 5 ikan terbaik untuk dibuat abon. Kelima ikan ini saya pilih dengan beberapa pertimbangan, yaitu dari segi ketersediaan ikan, harga ikan, rasa ikan, dan tingkat kesulitan dalam pengolahan ikan menjadi abon. Berikut ini adalah 5 ikan terbaik untuk dijadikan abon :


  1. Lele  
    Lele merupakan ikan yang mampu bertahan hidup hampir di semua daerah di Indonesia. Lele juga tergolong ikan yang mudah dibudidayakan karena daya tahan tubuhnya yang kuat, oleh karena itu lele menjadi salah satu ikan yang selalu tersedia di pasaran karena periode budidaya yang singkat, hanya 2-3 bulan saja. 
    Semakin hari semakin banyak orang berinovasi membuat berbagai macam olahan dari lele, baik itu olahan basah maupun olahan kering yang tahan lama. Pecel lele, lele bakar berbagai macam bumbu, kerupuk lele, stik lele, brownies lele, abon lele, dll
    lele ikan terbaik untuk dibuat abon
    lele
    Untuk diolah menjadi abon, cara pembuatannya memang tak semudah abon dari jenis ikan laut, karena lele memiliki kadar air yang lebih banyak dari jenis ikan laut. Dari segi rasa pun lele bukan yang terbaik.  Akan tetapi jika ditinjau dari segi ketersediaan ikan dan harga belinya, lele menempati urutan pertama dalam daftar ini.
  2. Marlin
    Marlin (setuhuk) atau lebih dikenal masyarakat dengan nama nibung adalah ikan yang memiliki rasa cukup istimewa. Tekstur dagingnya yang berserat serta minim kadar air dan minyak membuat marlin sangat mudah untuk diolah menjadi berbagai macam produk, salah satunya abon. Dari kelima ikan yang saya pilih disini, marlin adalah ikan yang paling mudah untuk diolah menjadi abon.
    Dan jika ditinjau dari segi harga, marlin bisa dikatakan ikan yang tidak terlalu mahal. Akan tetapi dari segi ketersediaan, marlin masih kalah dari lele, karena ada banyak faktor yang membuat marlin tidak bisa dipastikan tersedia setiap hari.
    nibung ikan terbaik untuk dibuat abon
    nibung

  3. Tenggiri
    Untuk ikan yang satu ini saya rasa sudah tidak diragukan lagi kelezatannya. Tenggiri adalah ikan yang paling digemari orang-orang yang memiliki imajinasi tinggi dalam bidang pengolahan. Teksturnya yang lembut tapi tidak kenyal membuat tenggiri mudah diolah menjadi berbagai macam produk basah dan kering, termasuk abon tentunya.
    Sama halnya dengan nibung, ketersediaan tenggiri juga belum bisa dikatakan stabil. Selain itu harga ikan tenggiri juga cukup mahal, sedikit lebih mahal dari marlin.

    tenggiri
    tenggiri
  4. Gabus
    Ikan air tawar yang memiliki kepala mirip kepala ular ini juga memiliki rasa yang gurih lho. Karena rasanya yang khas, banyak produsen kerupuk dan pempek menggunakan ikan gabus sebagai bahan utamanya. Ikan gabus memiliki harga yang lebih tinggi dari ikan lele dan tingkat ketersediaannyapun lebih rendah.
    Tekstur daing ikan gabus sangat lembut, memiliki sedikit kadar air, hampir menyerupai tekstur daging ikan tenggiri. Berdasarkan tingkat kesulitannya, ikan gabus adalah ikan air tawar yang paling mudah diolah menjadi abon.

    gabus
    gabus
  5. Nila
    Nila termasuk salah satu ikan air tawar yang mudah ditemukan di setiap daerah. Perkembangbiakannyapun sangat cepat, dan daya tahan tubuhnya juga tinggi. Di beberapa daerah di Indonesia, nila dianggap sebagai ikan yang rakus dan merugikan. Padahal, jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik, nila akan menjadi banyak produk olahan berkualitas.
    Harga ikan nila juga tergolong murah, tidak jauh berbeda dengan harga ikan lele. Akan tetapi, jika diolah menjadi abon, tingkat kesulitannya lebih tinggi karena nila memiliki banyak duri. Nila yang berukuran besar lebih baik dan lebih mudah diolah dibandingkan yang berukuran kecil.
    nila
    Oke teman-teman itulah tadi 5 ikan terbaik untuk dibuat abon (versi saya). Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan referensi bagi yang ingin membuat abon ikan. Sampai jumpa lagi.

6
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Unknown
20:57

Monday, 11 May 2015

7 Alat Tangkap Ikan Paling Populer Di Indonesia

7 Alat Tangkap Ikan Paling Populer Di Indonesia


Ada yang tahu berapa banyak jenis alat tangkap ikan di Indonesia ? Puluhan atau bahkan ratusan jenis alat tangkap ikan ada di indonesia. Mengapa begitu banyak ? Jawabannya adalah karena Indonesia merupakan negara yang 2/3 wilayahnya merupakan perairan, sehingga potensi sumber daya perairan (terutama perikanan) di Indonesia sangatlah besar. Potensi besar inilah yang kemudian mendorong masyarakat untuk mengeksplorasinya dengan berbagai cara, salah satunya dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan. Berbagai macam alat tangkap pun digunakan, baik itu yang sudah ada sejak zaman dahulu maupun alat tangkap yang dimodifikasi atau dibuat dengan kreatifitas sendiri. 

Nah, kali ini saya akan membahas 7 jenis alat tangkap ikan paling populer yang ada di Indonesia. Ketujuh alat tangkap tersebut akan saya uraikan di bawah ini :

alat tangkap purse seine
alat tangkap purse seine


  1. Purse Seine
    Purse seine bisa dikatakan sebagai alat tangkap nelayan semua kalangan, karena ukuran kapal yang dapat mengoperasikan alat tangkap ini cukup universal. Mulai dari puluhan GRT hingga ukuran maksimal sebuah kapal penangkap ikan mampu mengoperasikan alat tangkap ini. Sasaran utama alat tangkap purse seine adalah jenis ikan pelagis kecil dan besar. Alat tangkap purse seine juga dapat dioperasikan pada perairan dekat pantai maupun samudera.

  2. Trawl
    Alat tangkap ini sebenarnya tergolong alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, karena teknik pengoperasiannya dengan cara menyeret jaring di dasar perairan sehingga dapat merusak ekosistem dasar perairan. Untuk di Indonesia, trawl hanya boleh dioperasikan di perairan Indonesia bagian timur dengan karakteristik dasar perairan yang berpasir atau berlumpur. Sasaran utama alat tangkap ini adalah udang. 

  3. Long Line
    Jika bicara alat tangkap yang ramah lingkungan, long line adalah juaranya. Artikel tentang long line sudah saya bahas sebelumnya, untuk membaca lagi silahkan klik disini. 

  4. Gill Net
    Gill net atau biasa disebut jaring insang adalah alat tangkap ikan yang dioperasikan dengan cara membentangkan jaring di perairan dengan bentuk persegi panjang. Tujuannya adalah agar ikan terperangkap dan insangnya tersangkut pada jaring. 

  5. Bagan
    Bagan biasa disebut jaring angkat (lift net), karena cara pengoperasiannya adalah dengan menurunkan dan mengangkat jaring secara vertikal. Jenis-jenis bagan antara lain : bagan apung, bagan tancap, dan bagan motor.

  6. Pole and Line
    Pole and Line adalah alat tangkap yang teknik pengoperasiannya cukup mengasyikkan. Umpan yang digunakan untuk memancing adalah umpan buatan yang menarik perhatian ikan. Akan tetapi sebelumnya gerombolan ikan sudah dikumpulkan dengan rumpon dan umpan alami berupa ikan-ikan kecil ketika setting hendak dilakukan. Ketika dirasa gerombolan ikan sudah cukup banyak mendekat, pemancingan segera dilakukan dengan cepat. Umpan dimasukkan kedalam air kemudian jika ikan sudah memakan umpan buatan, pancing segera ditarik tinggi ke atas lalu ikan akan dengan sendirinya terlepas dari mata pancing dan jatuh ke geladak kapal. 

  7. Bubu
    Bubu merupakan alat tangkap tradisional yang cukup legendaris. Prinsip kerjanya adalah dengan cara menjebak ikan, sehingga ikan yang masuk ke dalam bubu sulit untuk keluar. Bubu umumnya terbuat dari bambu atau rotan dengan bentuk menyerupai kurungan burung.
Itulah 7 alat tangkap ikan paling populer di Indonesia. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman. Sampai jumpa di artikel berikutnya.
6
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Unknown
11:58
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)
Find Us :

Pencarian

Blog Keren

  • Info Menarik dan Tutorial

Entri Populer

  • Ikan Pelagis Lengkap Dengan Jenis dan Contohnya
    Ikan Pelagis Lengkap Dengan Jenis dan Contohnya Ikan Pelagis adalah ikan yang hidupnya di permukaan air hingga kolom air antara 0-200 m...
  • Nama Ilmiah Ikan-ikan Air Laut
    Nama Ilmiah Ikan-ikan Air Laut Seperti halnya ikan air tawar, ikan air laut pun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu ikan pelagis dan demers...
  • Ikan Sembilang, Saudara Kembar Lele Yang Beracun Tapi Banyak Manfaatnya
    Ikan Sembilang, Saudara Kembar Lele Yang Beracun Tapi Banyak Manfaatnya Halo teman-teman, gimana kabarnya ? Semoga selalu sehat dan bah...
  • Bendera Isyarat Internasional Pada Kapal
    Bendera Isyarat Internasional Pada Kapal Alfa Di bawah saya ada penyelam, menjauhlah dengan perlahan. Bravo Saya se...
  • 10 Contoh Soal Ujian Ankapin 2 (Olah Gerak Kapal)
    10 Contoh Soal Ujian Ankapin 2 (Olah Gerak Kapal) Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas contoh soal ujian ANKAPIN 2 untuk bidang K...
  • Nama Ilmiah Ikan-ikan Air Tawar
    Nama Ilmiah Ikan-ikan Air Tawar Ikan air tawar umumnya terbagi menjadi 2, yaitu ikan air tawar konsumsi dan ikan air tawar hias. Baikla...
  • Cara membuat Stik Lele Renyah dan Gurih
    Cara membuat Stik Lele Renyah dan Gurih Resep dan Cara membuat stik lele yang renyah dan gurih akan saya bagikan untuk teman-teman semu...
  • 10 Contoh Soal Ujian Ankapin 2 (Daerah, Metode dan Teknik Penangkapan Ikan)
    10 Contoh Soal Ujian Ankapin 2 (Daerah, Metode dan Teknik Penangkapan Ikan) Selamat malam pelaut muda, kali ini saya akan membagikan lagi...
  • 10 Contoh Soal Ujian ANKAPIN 2 (Komunikasi)
    10 Contoh Soal Ujian ANKAPIN 2 (Komunikasi) Selamat sore para pelaut muda calon perwira kapal. Kali ini saya akan membagikan contoh soal ...
  • Spesifikasi Alat Tangkap Purse Seine
    Spesifikasi Alat Tangkap Purse Seine Purse seine (pukat cincin) biasa disebut juga jaring kerut atau jaring kolor adalah salah satu ...
Copyright 2015 Ilmu Kelautan & Perikanan All Rights Reserved. Powered by Blogger.

Semua Artikel

  • ▼  2015 (39)
    • ▼  June (3)
      • Contoh Laporan PKL Kapal Ikan Purse Seine (BAB I -...
      • Contoh Laporan PKL Kapal Ikan Purse Seine (BAB I -...
      • Manfaat Ikan Kembung Yang Luar Biasa
    • ►  May (18)
    • ►  April (18)

Contributors

  • Anas Rosyid Alamsah
  • Unknown

Kategori

  • Alat Tangkap
  • Budidaya
  • Contoh
  • Kapal
  • Manfaat
  • Nautika
  • Pengolahan
  • Perikanan Air Tawar
  • Perikanan Laut
Copyright 2013 Ilmu Kelautan Perikanan - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates